Afrika Utara Tahun 2010

"Apa yang beda dengan Anda?" tanya A. "Mengapa saya merasa Anda memiliki hati yang putih bersih?"

C (pekerja IMB) merasa A berubah; A mengakui kecewa dengan agamanya. C menjawab dengan menjelaskan bahwa Yesuslah yang membersihkan hatinya, dan Dia dapat membersihkan hati A juga.

"Pertanyaan-pertanyaan yang dia ajukan membuat saya terpukau karena selama ini ketika berbicara mengenai Kristus saya tidak pernah tidak harus berdebat dengan orang agama lain," ujar C.

Mata A tampak berlinang-linang saat dia mendengarkan kesaksian C. "Saya telah menghancurkan hidup saya, dan saya tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya lagi," aku A. "Saya menceraikan istri saya tiga tahun lalu. Sejak itu, saya tidak pernah bertemu dengan anak-anak saya. Mereka masih muda dan mereka tidak tahu siapa saya. Saya minum-minum agar bisa melupakan mereka. Sungguh menyakitkan, saya tidak ingin melakukannya lagi! Tunjukkanlah apa yang harus saya lakukan untuk memunyai hati yang bersih."

"Yang perlu kamu lakukan adalah meminta Allah mengubah hatimu," ujar C. "Katakanlah pada-Nya bahwa kamu rindu memiliki hati yang baru."

A lantas mengulurkan tangannya dalam posisi berdoa dan ia mulai berdoa seperti yang biasa dia lakukan sebelumnya. Namun, kali ini dia berbicara kepada Allah yang bisa mendengar dan menanggapinya.

Sejak hari itu C mengatakan bahwa A adalah orang baru. Dia berhenti minum-minum dan mendapatkan pekerjaan. Istri A bersedia kembali bersama kedua anak lelaki mereka. Mereka pun kembali menjadi satu keluarga.

Diterjemahkan dari:

Nama buletin : Body Life, Edisi Januari 2010, Volume 28, No. 1
Judul asli artikel : North Africa: [A Man] Gets a New Heart
Penerbit : 120 Fellowship Adult Class at Lake Avenue Church, Pasadena
Halaman : 3

Pokok doa:

  • Mengucap syukur untuk pelayanan C. Doakan agar Tuhan menggerakkan lebih banyak orang yang memiliki hati bersih dan rindu serta terbeban untuk menceritakan Kabar Baik kepada orang lain.

  • Berdoa agar Tuhan memberkati keluarga A dan memampukan mereka untuk menjadi keluarga yang bisa mencerminkan kasih Kristus melalui kehidupan mereka dan melayani keluarga-keluarga lain.

e-JEMMi 15/2010



Kategori

Kolom Publikasi

  • Transformasi spiritual
  • Hati yang bersih
  • Pertobatan
  • Kesaksian hidup
  • Pemulihan keluarga
  • Dosa dan anugerah
  • Pentingnya memiliki "hati yang bersih" dan sumber pembersihannya melalui ajaran tentang Kristus.
  • Proses transformasi spiritual dimulai dari keberanian mengakui dosa dan kerapuhan hati.
  • Pertobatan sejati ditunjukkan melalui penyerahan diri dalam doa dan permintaan perubahan hati kepada Tuhan.
  • Pemulihan hidup (restorasi) tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada keutuhan keluarga.
  • Kesaksian hidup dapat menjadi bukti nyata kasih karunia dan kuasa pemulihan Tuhan.

Artikel ini menceritakan sebuah kesaksian tentang transformasi spiritual seseorang bernama A. Setelah memulai percakapan tentang kepemilikan hati yang bersih, C menunjuk pada Yesus sebagai sumber pembersihan hati. A kemudian dengan jujur mengakui kegagalan hidupnya, termasuk kecanduan alkohol dan perpisahan dari anak-anak. Berdasarkan saran C untuk meminta Tuhan mengubah hati, A berdoa dengan sungguh-sungguh. Hasilnya, A mengalami perubahan total; ia meninggalkan kebiasaan buruknya, mendapatkan pekerjaan, dan yang paling membahagiakan, keluarganya bersedia kembali bersama-sama, menjadikan kisahnya sebagai kesaksian kehidupan yang diperbarui oleh anugerah Tuhan.