Selamat dari Perbudakan

Pertama, mereka mendengar suara mesin motor di dekat rumah mereka. Sementara S dan ibunya, MR, melihat orang yang bersepeda motor tersebut memacu motornya menyeberangi lapangan. Itu adalah M. M mendekati mereka dan turun dari sepeda motor. M menembakkan senjata pistolnya ke udara dan mendorong MR hingga jatuh ke tanah. Ia memukul S dan menyeretnya ke sepeda motor, memaksanya duduk di depannya. "Jika kamu bersuara, aku akan menembakmu," katanya, sambil mendorong ujung pistolnya di punggung S. MR berusaha mencegahnya, tetapi tidak mampu karena M mencekiknya. M melepaskan cekikannya dan memacu motornya. Ia membawa S ke rumahnya. Di dalam rumah ini, ia menjebloskan gadis ini ke dalam sebuah kamar yang hanya dilengkapi dengan sebuah tikar di lantai. Kamar ini akan menjadi penjaranya dan ruang penyiksaan selama empat bulan setelah hari itu.

Mengapa Saya Mau Menjadi Hamba Tuhan?

Ketika saya diminta untuk mengisi ruang kesaksian dalam sebuah buletin, saya bingung harus mulai dari mana. Apa yang harus saya sampaikan, yang bisa menjadi berkat bagi orang yang membacanya? Lalu saya teringat akan suatu kejadian yang pernah saya alami 28 tahun lalu, ketika saya memutuskan untuk masuk ke Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT). Mungkinkah ini sudah basi? Saya pikir tidak ada yang basi dalam hal mengingatkan kembali panggilan Tuhan dalam hidup saya. Justru melalui kesaksian inilah saya akhirnya bersedia diteguhkan dalam jabatan pendeta untuk lebih maksimal lagi melayani Tuhan. Juga, supaya saya tetap berjalan dalam "rel" yang semestinya. Saya pikir, setiap orang yang melayani Tuhan perlu mengingat kembali panggilannya yang mula-mula. Entah itu 1 tahun, 5 tahun, 20 tahun, atau bahkan 30 tahun yang lalu agar semangat dan kasih yang mula-mula tetap berkobar dan ingat "status saya adalah HAMBA TUHAN bukan HAMBAT TUHAN".

Penginjilan: Suatu Perintah yang Harus Dilakukan

Tuhan, Engkau memerintahkan saya untuk pergi dan memberitakan Injil. Kiranya Engkau berbelas kasihan kepada saya yang malang ini, dan memberi hati yang mengasihi orang berdosa serta ketaatan untuk melakukan perintah-Mu ini. Saya bersyukur untuk kesempatan yang diberikan untuk menulis artikel mengenai penginjilan ini. Dalam kesempatan ini saya ingin membagikan pengalaman pergumulan melakukan penginjilan pribadi dalam kehidupan pekerjaan di Singapura. Setelah tujuh belas tahun hidup di negara ini, saya semakin menyadari bahwa kehidupan di sini sangat dipenuhi dengan ambisi untuk mengejar hal-hal materi. Suatu kehidupan yang menawarkan bahwa tujuan hidup manusia yang tertinggi adalah mencari uang sebanyak-banyaknya. Dosa perjudian telah ditutupi dengan bangunan-bangunan yang mewah, dosa homoseks telah menjadi suatu kewajaran yang harus diterima atas nama hak asasi manusia, dan dosa gaya hidup duniawi seperti sesuatu yang harus dilakukan sebagai syarat mutlak untuk diterima menjadi orang modern.

Panggilan Misionaris

Tuhan memanggil manusia dengan banyak cara, dan jika kita membaca Alkitab, kita akan menemukan bahwa panggilan itu datang kepada orang-orang yang berbeda dengan cara yang berbeda. Panggilan yang Allah minta untuk saya lakukan mungkin sangat berbeda dari panggilan Dia untuk Anda karena Dia membutuhkan banyak jenis rekan kerja.

Elka dari Wai Wai

Elka yang berusia 10 tahun melihat dari tempat persembunyiannya ketika Mafolio, penyihir yang ditakuti dan dihormati, meminta Kworokyam yang kuat dan tak kenal ampun untuk menyembuhkan ayah tirinya. Bagi orang Wai Wai, Kworokyam adalah kumpulan semua roh di dunia mereka.

Subscribe to Kesaksian Misi