Peru Tahun 2002

Gereja Peru sedang berkembang -- demikian pendapat dari banyak lembaga misi yang bekerja untuk menyebarkan Injil. Namun, ada satu wilayah yang menjadi tantangan bagi para lembaga misi. Buta huruf; meskipun Alkitab telah diterjemahkan dalam bahasa Quechua, hanya ada sedikit orang dari suku tersebut yang bisa membacanya. Di tempat inilah proyek terbaru dari organisasi Audio Scripture Ministry (ASM) diterapkan.

Perwakilan dari ASM mengatakan bahwa ASM akan bekerja keras untuk menyediakan semua jenis mixed media agar Firman Allah dapat diterjemahkan dalam bahasa Quechua. ASM juga memotivasi penduduk supaya memiliki kerinduan untuk mempelajari Alkitab dengan mendengarkan rekamannya sekaligus membacanya dalam bahasa yang mereka mengerti. Proyek ini dirancang untuk memberikan sarana bagi orang Kristen Quechua supaya dapat melakukan pelayanan melalui media dalam bahasa yang mereka pahami.

Sumber: Mission Network News, May 13th 2002

  • Berdoa untuk proyek yang dilakukan ASM karena sangat bermanfaat untuk perkembangan pelayanan bagi suku Quechua.
  • Doakan agar para penerjemah dan sarana yang digunakan untuk menerjemahkan Injil dalam bahasa yang dipakai suku Quechua dapat bekerjasama dengan baik.

e-JEMMi 34/2002

Kategori

  • Peru
  • Suku Quechua
  • Audio Scripture Ministry (ASM)
  • Buta Huruf (Illiteracy)
  • Media Campuran (Mixed Media)
  • Pelayanan Injil
  • Pelayanan Injil di Peru menghadapi kendala berupa tingginya angka buta huruf di kalangan suku Quechua, meskipun Alkitab telah tersedia dalam bahasa Quechua.
  • Audio Scripture Ministry (ASM) memperkenalkan proyek inovatif untuk mengatasi tantangan literasi tersebut.
  • ASM menyediakan media campuran (audio dan visual) agar Firman Allah dapat diakses dan dipahami oleh masyarakat Quechua.
  • Tujuan proyek ini adalah memberikan sarana yang efektif bagi orang Kristen Quechua untuk melakukan pelayanan dengan media yang sesuai dengan tingkat pemahaman mereka.
  • Para pihak didesak untuk mendoakan kelancaran proyek ASM, termasuk para penerjemah dan sarana yang digunakan.

Meskipun Gereja Peru terlihat berkembang, terdapat tantangan signifikan berupa buta huruf di kalangan suku Quechua, meskipun Alkitab telah diterjemahkan ke dalam bahasa mereka. Untuk mengatasi masalah ini, organisasi Audio Scripture Ministry (ASM) meluncurkan proyek terbaru dengan menyediakan beragam media campuran (mixed media). Proyek ini bertujuan tidak hanya menerjemahkan Firman Allah ke dalam bahasa Quechua, tetapi juga memotivasi penduduk agar memiliki kerinduan untuk belajar Alkitab dengan mendengarkan rekamannya, sehingga para orang Kristen Quechua dapat menjalankan pelayanan mereka melalui sarana media yang lebih mudah dipahami.