Pakistan 2010

P A K I S T A N

Awal bulan ini, J (22 tahun) melarikan diri untuk menghindari penangkapan yang dilakukan oleh kaum ekstremis. J telah diteror oleh orang-orang radikal sejak Februari, kata Compass Direct News. Ketika ekstremis terus melanjutkan pencarian mereka, J terpaksa melarikan diri dengan menyamar dan mengungsi ke kota lain. Ketika bekerja di tempat pangkas rambut milik keluarganya, para ekstremis mencoba menjadikannya seiman dengan mereka. Usaha-usaha untuk pindah agama telah terjadi sebelumnya. Menurut Compass, keluarga J menjadi target "khotbah" karena mereka tidak berjenggot. Ketika J mempertahankan imannya dengan Alkitab, penyerangan mulai terjadi. Para ekstremis dengan kejam menyerang J, mematahkan beberapa tulang iganya dan kaki kirinya. Setelah penyerangan, para militan mengumumkan kepada masyarakat bahwa J telah menghujat mereka; tanpa lelah, mereka terus mencarinya. Keluarga J menutup tempat pangkas rambut mereka setelah serangan itu, dan para anggota keluarga bertahan hidup dengan makanan kurang dari dua kali sehari. Doakan agar J terus berpegang teguh pada imannya. Minta Tuhan untuk melindungi dan melepaskannya dari bahaya. (t/Ratri) Diterjemahkan dari: Mission News, Desember 2009 Kisah selengkapnya: http://mnnonline.org/article/13561 Pokok doa:

  • Doakan agar Tuhan memelihara dan mencukupkan setiap kebutuhan yang diperlukan keluarga J, sehingga mereka tidak hidup dalam kekurangan.
  • Berdoa juga untuk orang-orang Kristen lain yang mengalami nasib serupa di Pakistan, agar Tuhan memberi kekuatan kepada mereka di tengah tekanan yang terus dilakukan untuk membuat mereka meninggalkan iman mereka kepada Kristus.

Kategori

  • Pakistan
  • Penganiayaan Agama (Persecution)
  • Kaum Ekstremis
  • Iman Kristen
  • Konversi Paksa
  • Seruan Doa
  • Seorang pemuda bernama J melarikan diri dari Pakistan untuk menghindari penangkapan dan teror dari kaum ekstremis.
  • Kaum ekstremis secara berkelanjutan mencoba memaksa J dan keluarganya untuk mengubah agama mereka.
  • Setelah J membela imannya, ia dan keluarganya menjadi sasaran serangan kekerasan, menyebabkan mereka mengalami kesulitan hidup dan kehilangan mata pencaharian.
  • Terdapat seruan doa yang mendesak untuk melindungi J dan keluarganya dari bahaya, serta meminta agar Tuhan mencukupkan kebutuhan mereka.
  • Artikel ini merupakan pesan dukungan bagi umat Kristen lain di Pakistan yang menghadapi tekanan berat untuk meninggalkan keyakinan mereka.

Seorang pemuda bernama J (22 tahun) terpaksa melarikan diri dari Pakistan karena terus diteror dan diancam oleh kaum ekstremis. Sejak awal Februari, kaum ekstremis tersebut secara intensif mencoba memaksakan konversi agama kepada J dan keluarganya. Ketika J memilih untuk mempertahankan imannya dengan Alkitab, ia dan keluarganya menjadi sasaran serangan brutal. Setelah penyerangan itu, keluarga J harus menutup mata pencaharian mereka dan hidup dalam kekurangan. Artikel ini merupakan seruan doa untuk perlindungan bagi J, kekuatan bagi keluarganya, dan dukungan bagi umat Kristen lain di Pakistan yang menghadapi tekanan ekstrem untuk meninggalkan iman mereka kepada Kristus.