Namibia Tahun 2004

Seorang ibu muda dari Suku Nama di Namibia menyambut dengan baik
saat Injil diberitakan. Saat itu juga dia menyatakan keinginannya
untuk mempunyai persekutuan pribadi dengan Yesus. Meskipun demikian,
dia menunda keputusannya tersebut, karena para wanita yang lebih tua
yang tinggal bersamanya belum bersedia untuk menerima Kristus.

Ibu
muda ini menjelaskan bahwa ia tinggal serumah tanpa ikatan
pernikahan dengan seorang pria yang menjadi ayah dari anaknya. Ibu
muda ini mengatakan bahwa dia ingin "membersihkan dulu" hidupnya
sebelum menerima Kristus.

Sumber:Advance, March 14, 2004

  • Doakan supaya Allah menggerakkan hati ibu muda ini dan memenuhi
    kerinduannya untuk menerima Kristus, demikian juga wanita-wanita
    lain yang tinggal bersamanya.
  • Berdoa agar para pekerja yang melayani Suku Nama bisa menjelaskan
    bahwa hanya karena anugerah Kristus, dan bukan karena usahanya
    sendiri, yang membuat dia bisa masuk dalam hadirat Kristus.

e-JEMMi 16/2004

Kategori

  • Namibia
  • Injil
  • Suku Nama
  • Kristus
  • Anugerah
  • Persekutuan pribadi
  • Seorang wanita muda Suku Nama di Namibia menyambut baik kabar Injil dan ingin memiliki persekutuan pribadi dengan Yesus.
  • Keputusan spiritualnya ditunda karena wanita-wanita yang lebih tua di rumahnya belum siap menerima Kristus, dan ia ingin "membersihkan" hidupnya terlebih dahulu.
  • Pesan pelayanan difokuskan pada doa agar hati komunitas wanita dapat digerakkan untuk menerima Kristus.
  • Pentingnya bagi para pekerja untuk mengajarkan bahwa keselamatan sepenuhnya berasal dari anugerah Kristus, bukan karena usaha manusia.

Seorang ibu muda dari Suku Nama di Namibia menunjukkan penerimaan yang positif terhadap kabar Injil dan menyatakan kerinduan pribadi untuk memiliki persekutuan dengan Yesus Kristus. Meskipun demikian, ia menunda pengambilan keputusannya untuk menerima Kristus karena wanita-wanita lebih tua yang tinggal bersamanya belum siap, serta keinginannya untuk "membersihkan" hidupnya terlebih dahulu. Artikel ini diakhiri dengan seruan doa agar Allah menggerakkan hati ibu muda dan wanita-wanita lainnya, sekaligus memohon agar para pekerja yang melayani Suku Nama dapat menjelaskan bahwa keselamatan hanya diperoleh melalui anugerah Kristus.