Tentara, polisi, dan aparat lainnya telah membunuh setidaknya tiga belas orang Kristen di Laos bulan lalu dalam sebuah penyerbuan terhadap penduduk desa Hmong yang dituduh sebagai pemberontak, demikian dilaporkan Compass. Dalam penyerbuan yang dimotori oleh para pemimpin desa komunis dan pihak lain yang memfitnah orang-orang Kristen sebagai kaum separatis, 200 dari 1.900 jemaat Laos Evangelical Church yang kuat di desa Ban Sai Jarern, Provinsi Bokeo di barat laut Laos, telah ditangkap dan dijebloskan ke bui. Salah satu yang terbunuh bulan lalu adalah Neng Mua, seorang Kristen yang kembali ke desa asalnya, desa Fay, setelah bersembunyi di pegunungan dari kejaran polisi. Pada 7 Juli, ia meminta sesuap nasi kepada salah seorang penduduk desa, namun orang itu malah menembaknya mati karena menganggapnya sebagai tersangka anggota "tentara liberal", demikian dikatakan salah seorang Kristen. Secara intensif polisi mengejar orang-orang Kristen di persawahan dan pegunungan, lalu langsung menembak mereka begitu mereka terlihat, kata seorang sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya. "Banyak orang Kristen yang terbunuh dan terluka parah," katanya. "Para wanita dan anak-anak ditangkap dan dijebloskan ke penjara.
| Sumber asli | : | Compass Direct, 7 Agustus 2007 | Alamat situs | : | http://www.compassdirect.org/ |
Dilaporkan di Missions Catalyst News Briefs, 15 Agustus 2007
Pokok Doa
- Doakan anak-anak Tuhan di Laos yang mengalami banyak tekanan dari pihak berwajib. Secara khusus, doakan mereka yang sedang dikejar-kejar oleh aparat berwajib karena iman mereka kepada Kristus.
- Doakan jemaat Laos Evangelical Church yang ditahan oleh aparat setempat atas tuduhan sebagai kaum separatis, agar Tuhan memberi kekuatan dan ketabahan. Doakan juga keluarga mereka supaya iman mereka tidak goyah dalam menghadapi berbagai macam tekanan dan ancaman.
Edisi e-JEMMi
Kategori
Kolom Publikasi
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Laos 2007
- Penganiayaan Kristen
- Laos Evangelical Church
- Pemberontakan
- Hmong
- Penangkapan Massal
- Umat Kristen di Laos mengalami penganiayaan berat dari aparat militer dan polisi pada tahun 2007.
- Penangkapan dan pembunuhan terjadi dalam penyerbuan di desa-desa Hmong, di mana kaum Kristen dituduh sebagai pemberontak atau separatis.
- Setidaknya tiga belas orang Kristen dilaporkan tewas, dan 200 jemaat dari Laos Evangelical Church ditangkap serta ditahan.
- Aparat keamanan secara intensif memburu dan menembak para pengikut Kristus yang berada di persawahan dan pegunungan.
- Penganiayaan tersebut didorong oleh fitnah dari para pemimpin desa komunis dan pihak-pihak yang menuduh mereka sebagai kelompok oposisi.
Pada tahun 2007, umat Kristen di Laos menghadapi penganiayaan yang parah dari aparat keamanan dan tokoh komunis setempat. Penyerbuan terhadap desa-desa Hmong dilakukan dengan menuduh kaum Kristen sebagai pemberontak atau kaum separatis. Kekerasan ini mengakibatkan setidaknya tiga belas orang Kristen terbunuh, sementara 200 dari 1.900 jemaat Laos Evangelical Church ditangkap dan dipenjara. Laporan tersebut merinci bahwa polisi secara sistematis mengejar pengikut Kristus di area terbuka seperti persawahan dan pegunungan, dan menembak mereka begitu terlihat, menunjukkan tekanan berat yang dialami komunitas iman tersebut.