Zambia Tahun 2010

Peralatan sekolah dan medis membantu warga Kristen dan non-Kristen baik secara jasmani maupun rohani. Organisasi Kids Alive memunyai empat panti asuhan dan dua sekolah dasar (SD) di Mongu. Sekarang, sekolah-sekolah itu sudah dilengkapi dengan meja dan peralatan lain. JC dari Kids Alive mengatakan bahwa rumah sakit di daerah itu sudah lebih baik. "Rumah sakit (RS) itu tidak lengkap karena kendala biaya. RS itu sudah jauh lebih baik karena perlengkapan medis yang dikirimkan ke Mongu." Perlengkapan ini merupakan jawaban bagi warga Kristen. JC mengatakan bahwa ketika panti-panti asuhan Kids Alive dibantu, hal itu menjadi kesaksian bagi orang-orang non-Kristen. "Ketika mereka mengunjungi anak-anak di panti asuhan mereka dan melihat SD yang kami jalankan, dan melihat bagaimana kami mengasihi anak-anak ini dan hadiah-hadiah yang mereka terima, ini merupakan kesaksian yang luar biasa bagi orang-orang yang tidak percaya." Anak-anak ini membutuhkan sponsor. (t/Uly)

Zambia Tahun 2009

Untuk menjaring lebih banyak pekerja lagi, Every Orphan's Hope memulai suatu program yang dinamakan "AfricaTrek Missions Outfitters" (Persiapan Misi AfricaTrek). Tujuan mereka adalah untuk "memobilisasi, memperlengkapi, dan membantu gereja lokal dalam panggilan mereka untuk mengutus keluarga, kelompok pemuda, atau kelompok persekutuan ke garis depan misi penyelamatan anak yatim piatu Allah di Afrika".

Zambia Tahun 2008

Pada 2008, Every Orphan`s Hope akan menjangkau seratus ribu anak-anak dengan Injil. Sejak Januari sampai September, setiap gereja dari total lima ratus gereja yang bekerja sama dengan EOH akan mengidentifikasi dua ratus anak yatim piatu yang terkena AIDS untuk menjalin hubungan dengan mereka. Gary Schneider menjelaskan alasannya. "Gereja-gereja tahu di mana anak-anak itu tinggal, mereka tahu riwayat hidup mereka, mereka telah bertemu mereka, dan menjalin hubungan dengan mereka. Tetapi saat Orphan Sunday, hari Minggu pertama bulan Oktober 2008, anak-anak akan di undang ke gereja di mana mereka akan diinjili secara pribadi dengan menggunakan gelang `Good News`." Kampanye ini telah memasuki tahun kelima, Schneider mengatakan bahwa tujuan dari hal ini adalah "untuk meneguhkan iman mereka". Lebih dari itu, hal ini akan benar-benar menghubungkan gereja dengan anak-anak sehingga tercipta kemungkinan akan adanya pertumbuhan hubungan dan pemuridan dalam Yesus Kristus Tuhan. Mereka memerlukan pertolongan Anda. Untuk setiap gelang yang dibeli secara online, Every Orphan`s Hope akan menyumbangkan sebuah gelang untuk sebuah gereja di Zambia.

Zambia Tahun 2007

Di Zambia terdapat lebih dari 700.000 anak-anak yatim korban HIV. Joanne dari World Hope mengatakan mereka sudah mengidentifikasi dua ratus komunitas di Zambia yang berpeluang terkena HIV. Tujuan World Hope adalah untuk membantu anak-anak yatim ini agar memberi pengaruh budaya yang baik di komunitas mereka. Namun, mereka tidak bisa melakukannya sendiri. "Kami sudah meminta gereja-gereja dan masyarakat untuk bekerja sama dengan desa-desa dan membantu desa-desa itu supaya berkembang dalam hal ekonomi dan rohani, yang nantinya mampu membawa anak-anak yatim korban HIV ini untuk tinggal dalam komunitas itu, melatih perawat anak-anak yatim korban AIDS, termasuk yang sekarat, dan juga mengusahakan pencegahan HIV/AIDS." Joanne mengatakan bahwa gereja-gereja telah melaksanakan usaha-usaha tersebut. "Dengan senang hati saya melaporkan bahwa kami memiliki kesempatan di dua ratus desa dan sekarang kami sudah menggerjakan 53 di antaranya." Membantu proyek penjangkauan seperti ini ternyata memiliki dampak yang menyatukan," lanjut Joanne. "Para pendeta mengatakan kepada saya bahwa gereja mereka menjadi tiga kali lebih besar dari yang dulu dan salah satu pendeta itu mengatakan bahwa kuasa Tuhan sangat kuat dalam masyarakat mereka, dan saat ini mereka sudah menyuruh para dukun supaya menghentikan praktik perdukunan mereka."

Zambia Tahun 2005

Para "Call boys" di Zambia ingin memberitakan Injil dan mendirikan gereja di Zambia. "Call boys" adalah sebutan di Zambia bagi pemuda-pemuda yang berdiri di halte bus untuk mencari dan membantu penumpang naik ke dalam bus. Masyarakat memandang mereka lebih rendah dari wanita penghibur.

Zambia Tahun 2004

Sepasang misionaris berteman dengan sekelompok pemuda yang pekerjaannya mencarikan penumpang untuk bus-bus umum. Menurut perwakilan dari Christian World Outreach, biasanya sekelompok pemuda itu hidup jauh dari kecukupan, baikan yang dilakukan kepada mereka telah membuka kepada suatu pelayanan yang tak terduga.

Subscribe to Zambia