Utusan-Utusan Kristus

utusan

Beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan seorang teman yang sedang menghadapi masalah. Kami saling berbicara untuk menemukan jalan keluar menghadapi permasalahan yang sedang dihadapinya. Setelah itu, teman saya ini menceritakan tentang seseorang yang baru percaya kepada Kristus, yang juga sedang dalam masalah dan perlu ditolong.

Saya merasa kagum dengan teman saya ini karena di dalam kesusahannya, ia masih bisa memerhatikan kesusahan orang lain dan memikirkan cara untuk menolongnya. Berapa banyak dari kita yang tertimpa masalah atau tantangan? Setiap hari kita berhadapan dengan masalah. Mari kita renungkan, apakah kita hanya berkutat dengan masalah kita sendiri ataukah kita menyadari bahwa ada tugas lain yang harus tetap dilaksanakan, walaupun saat itu kita juga sedang berada di dalam suatu masalah atau tantangan iman. Siapakah kita ini? Kita adalah Utusan Kristus -- baik susah atau senang, saat sibuk atau santai, saat menghadapi masalah maupun tidak.

Kualitas iman dan kasih kita akan terbukti ketika kita sedang berada dalam situasi yang tidak menyenangkan atau terjepit, pada saat itu apakah kita tetap berfungsi sebagai utusan Kristus. Kita hidup bukan hanya berjuang untuk mencukupi kebutuhan fisik saja, melainkan sebagai orang percaya, kita juga diberi mandat untuk menyampaikan berita yang sangat penting bagi manusia -- supaya setiap manusia diselamatkan oleh anugerah Tuhan melalui pertobatan dan perbuatan kita.

Dunia tidak hanya membutuhkan kata-kata atau janji-janji kita yang bagus dan manis, tetapi dunia juga akan sangat terkesan dengan perbuatan kita yang baik dan menyenangkan.

FacebookTwitterWhatsAppTelegram

Perkataan dan perbuatan kita harus seimbang. Dunia tidak hanya membutuhkan kata-kata atau janji-janji kita yang bagus dan manis, tetapi dunia juga akan sangat terkesan dengan perbuatan kita yang baik dan menyenangkan.

Beritakan kebaikan Tuhan kepada sesama dan lakukan perbuatan baik bagi sesama, jangan putus asa untuk terus berbuat baik sampai kasih Allah dirasakan oleh dunia dan sekitar kita.

Utusan-Utusan Kristus

Diambil dari:
Judul buletin : Kasih Dalam Perbuatan, Mei - Juni 2008
Penulis : Tidak dicantumkan
Penerbit : Kasih Dalam Perbuatan, Surabaya
Halaman : 1

Kategori

Kolom Publikasi

  • Utusan Kristus
  • Kasih dalam perbuatan
  • Iman
  • Mandat
  • Perbuatan baik
  • Keselamatan
  • Peran kita sebagai Utusan Kristus harus dipertahankan dalam segala keadaan, baik susah maupun senang, masalah maupun tidak.
  • Kualitas iman dan kasih sejati akan terbukti ketika kita menghadapi situasi yang tidak menyenangkan atau terjepit.
  • Manusia sebagai orang percaya memiliki mandat untuk menyampaikan berita keselamatan Tuhan melalui pertobatan dan anugerah-Nya.
  • Dunia membutuhkan keseimbangan antara kata-kata atau janji yang manis dan perbuatan nyata yang menyenangkan.
  • Umat Kristen harus terus berbuat kebaikan dan tidak putus asa menyebarkan kasih Allah kepada sesama dan dunia.

Artikel ini mengajak pembaca untuk merefleksikan makna menjadi utusan Kristus, yang tidak terikat oleh kondisi atau masalah pribadi. Penulis menyampaikan bahwa kualitas iman dan kasih kita akan teruji ketika kita berada dalam situasi sulit, namun kita dipanggil untuk tetap memperhatikan dan menolong sesama. Sebagai utusan Kristus, kita memiliki mandat bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga untuk menyampaikan berita penting tentang keselamatan melalui anugerah Tuhan. Oleh karena itu, dunia akan terkesan dengan keseimbangan antara kata-kata manis dan perbuatan baik, sehingga kita harus terus menyebarkan kebaikan Allah melalui tindakan nyata bagi sesama.