Dawson Earle Trotman

Dawson Trotman

Dawson Trotman

Pendiri: The Navigators

Masa Hidup: 1906 — 1956

Latar Belakang

Dawson Earle Trotman lahir di Arizona dan mengalami pertobatan radikal dari gaya hidup perjudian di masa remajanya. Pada tahun 1933, ia mendirikan The Navigators, sebuah organisasi yang berfokus pada penginjilan pribadi dan pemuridan yang mendalam. Ia bekerja sama dengan Billy Graham untuk mengintegrasikan sistem tindak lanjut (follow-up) bagi orang-orang yang baru bertobat dalam kampanye penginjilan besar. Trotman meyakini bahwa penginjilan tanpa pemuridan adalah seperti membawa bayi ke dunia namun membiarkannya tanpa asuhan.

Warisan Pelayanan

Warisan utamanya adalah metode "The Wheel" dan penekanan pada hafalan ayat Alkitab serta disiplin rohani harian. Trotman mengubah wajah pelayanan Kristen modern dengan mempopulerkan konsep pemuridan satu-lawan-satu (one-on-one discipling). Hingga hari ini, The Navigators melayani di lebih dari 100 negara, membina ribuan pemimpin rohani melalui prinsip bahwa setiap orang Kristen terpanggil untuk menjadi "orang yang berlipat ganda" secara rohani demi perluasan Kerajaan Allah.

  • Dawson Trotman
  • The Navigators
  • Pemuridan (Discipleship)
  • Penginjilan Pribadi
  • One-on-one Discipling
  • Disiplin Rohani
  • Mendirikan The Navigators pada tahun 1933, fokus pada penginjilan pribadi dan pemuridan mendalam.
  • Menekankan pentingnya pemuridan tindak lanjut (follow-up) pasca-penginjilan, dengan pandangan bahwa penginjilan tanpa pemuridan tidak lengkap.
  • Mengembangkan dan mempopulerkan metode "The Wheel" serta disiplin rohani harian, termasuk menghafal ayat Alkitab.
  • Mengubah pelayanan Kristen modern dengan mempopulerkan konsep pemuridan satu-lawan-satu (one-on-one discipling).
  • Memiliki visi bahwa setiap orang Kristen harus menjadi pemimpin rohani yang "berlipat ganda" demi perluasan Kerajaan Allah.

Dawson Earle Trotman (1906–1956) adalah seorang pelayan Kristen yang berpengaruh dan pendiri organisasi The Navigators. Setelah menjalani pertobatan radikal dari gaya hidup perjudian, ia mendirikan organisasi ini yang berfokus pada penginjilan pribadi dan pemuridan mendalam. Trotman dikenal karena memperjuangkan konsep bahwa penginjilan harus selalu disertai dengan pemuridan tindak lanjut (follow-up). Warisan utamanya adalah metode "The Wheel," penekanan pada hafalan ayat Alkitab, serta popularisasi konsep pemuridan satu-lawan-satu (one-on-one discipling). Hingga kini, The Navigators terus melayani secara global dengan memotivasi setiap orang percaya untuk menjadi pemimpin rohani yang "berlipat ganda."