Peru Tahun 2003

Pelayanan misi penginjilan Peru telah menyaksikan 600 orang menerima Kristus pada saat diselenggarakan serangkaian KKR di beberapa bulan terakhir ini. Marino Huatangare, pendiri dan direktur New Life Evangelistic Mission di Peru mengatakan bahwa organisasi ini telah mengadakan KKR penginjilan dalam jangka waktu 6 bulan dan telah menarik lebih dari 6000 jemaat. Diantaranya, ada 600 orang yang mengakui iman mereka kepada Kristus, dan 250 petobat baru meminta untuk dibaptiskan.

Pelayanan ini bermula dari sebuah program radio di tahun 1985. Banyak orang merespon program tersebut sehingga tiga tahun kemudian pemimpinnya telah memulai pelayanan perintisan gereja. Saat ini gereja tersebut telah mempunyai 300 tempat ibadah dan lebih dari 20000 jemaat, termasuk suku Kanari dan suku-suku lain dari Peruvian Andes, serta beberapa suku Aguaruna yang tinggal di sepanjang sungai Amazon.

Sumber: What In The World ... is God doing? April 30, 2003


  • Bersyukur atas penyelenggaraan KKR di Peru yang menambah jumlah umat percaya di negara ini. Doakan proses follow-up bagi petobat baru yang dilakukan oleh gereja-gereja setempat.

  • Doakan pelayanan dan pengembangan organisasi New Life Evangelistic Mission di Peru agar pelayanan mereka semakin efektif menghasilkan murid-murid Kristus yang sejati.

e-JEMMi 20/2003

Kategori

  • Peru
  • New Life Evangelistic Mission
  • Kegiatan KKR
  • Evangelisme
  • Konversi Umat
  • Suku Kanari
  • Peruvian Andes
  • Pelaksanaan KKR (Kebangkitan Kristus) di Peru berhasil menambah jumlah umat percaya, dengan 600 konversi dan 250 petobat baru yang meminta baptisan.
  • Misi evangelisme ini dijalankan oleh New Life Evangelistic Mission, yang diprakarsai oleh Marino Huatangare.
  • Pelayanan ini memiliki sejarah panjang, dimulai dari program radio pada tahun 1985 dan berkembang menjadi gereja dengan 300 tempat ibadah dan lebih dari 20.000 jemaat.
  • Komunitas umat percaya di Peru sangat beragam, mencakup suku Kanari, suku-suku Andean, serta suku Aguaruna di sepanjang Sungai Amazon.
  • Dibutuhkan doa berkelanjutan untuk memastikan proses tindak lanjut (follow-up) petobat baru dan efektivitas pengembangan organisasi New Life Evangelistic Mission.

Pelayanan misi penginjilan di Peru, yang dipimpin oleh New Life Evangelistic Mission, telah menunjukkan pertumbuhan signifikan. Baru-baru ini, penyelenggaraan serangkaian KKR berhasil membuat 600 orang mengakui iman kepada Kristus, dan 250 orang menjadi petobat baru yang siap dibaptis. Sejak memulai pelayanan perintisan gereja setelah program radio pada tahun 1985, gereja ini telah berkembang pesat. Saat ini, organisasi tersebut mencakup lebih dari 300 tempat ibadah dengan lebih dari 20.000 jemaat, melayani berbagai suku seperti Kanari, suku-suku Andes, dan suku Aguaruna di Amazon, sehingga memerlukan dukungan doa untuk tindak lanjut petobat baru dan pengembangan misi.