Open Doors

Berangkat dari hikmat Allah, Brother Andrew, seorang berkebangsaan Belanda memiliki visi untuk membangkitkan dan menguatkan orang-orang Kristen dan gereja-gereja yang teraniaya, terutama mereka yang berada di ambang kematian karena imannya pada Kristus. Dengan visi inilah Open Doors didirikan. Selain membantu menguatkan orang-orang Kristen teraniaya, organisasi ini juga mendorong mereka untuk terlibat dalam penginjilan, di antaranya dengan membagikan Alkitab, bahan-bahan literatur, pelatihan kepemimpinan, serta mengembangkan keadaaan sosial-ekonomi daerah setempat. Melalui pelayanannya -- yang melibatkan banyak misionaris dan sukarelawan yang percaya bahwa tidak ada pintu yang tertutup bagi Injil -- banyak orang Kristen yang ada di negara-negara komunis dan mayoritas Islam, seperti Cina dan Pakistan, diteguhkan imannya; orang-orang Kristen teraniaya di daerah konflik di Amerika Latin pun sangat terberkati. Di mana pun terdapat gereja dan orang-orang Kristen yang teraniaya karena imannya, organisasi ini berupaya hadir untuk membantu mereka. Simak dan dukunglah pelayanan organisasi yang telah berusia 52 tahun ini. Silakan berkunjung ke situs Open Doors untuk melihat bagaimana Allah memimpin organisasi ini.

==> http://www.opendoors.org/

e-JEMMi 46/2007

Kategori

Kolom Publikasi

  • Open Doors
  • Orang Kristen teraniaya
  • Penginjilan
  • Pelatihan kepemimpinan
  • Brother Andrew
  • Jangkauan Injil
  • Didirikan oleh Brother Andrew dengan tujuan utama membangkitkan dan menguatkan umat Kristen teraniaya.
  • Menyediakan berbagai bentuk dukungan, termasuk penguatan iman, penginjilan (melalui Alkitab dan literatur), dan pelatihan kepemimpinan.
  • Melakukan pengembangan sosial-ekonomi di daerah tempat mereka melayani.
  • Melayani orang Kristen teraniaya di berbagai lokasi sulit, termasuk negara komunis, negara mayoritas Islam, dan zona konflik.
  • Beroperasi berdasarkan keyakinan teologis bahwa Injil dapat menjangkau setiap tempat ("tidak ada pintu yang tertutup").

Open Doors didirikan oleh Brother Andrew dengan visi untuk membangkitkan dan menguatkan umat Kristen serta gereja-gereja yang teraniaya di seluruh dunia. Melalui pelayanannya selama 52 tahun, organisasi ini tidak hanya memperkuat iman orang-orang percaya di wilayah yang sulit, seperti negara komunis atau mayoritas Muslim (contohnya Cina dan Pakistan), tetapi juga aktif mendorong penginjilan. Upaya ini meliputi pembagian Alkitab, materi literatur, pelatihan kepemimpinan, serta pengembangan sosial-ekonomi lokal, didasari keyakinan bahwa tidak ada pintu yang tertutup bagi Injil.