Ketegangan yang ditimbulkan Perang Dingin sangat dirasakan di Eropa Timur. Kemiskinan dan penganiayaan, baik fisik, mental, maupun spiritual yang ditimbulkan oleh pemerintahan komunis bagi umat Kristen di negeri itu melatarbelakangi berdirinya Mission Without Border International (MWBI) pada tahun 1960. Tapi tidak berhenti pada saat itu saja, sampai sekarang MWBI masih melakukan misi kemanusiaan dan penjangkauan di negara-negara Eropa Timur, bahkan saat ini mereka juga melayani di China. Bentuk-bentuk pelayanan MWBI, sebagaimana diperlihatkan dalam situs ini, meliputi pelayanan anak, keluarga, kaum manula, dan penjangkauan. Khusus untuk pelayanan anak, MWBI cukup lama mengerjakan Child Rescue International (CRI) yang telah memberkati banyak anak di wilayah pelayanannya. (RS)
==> http://mwbi.org
Edisi e-JEMMi
Kategori
Kolom Publikasi
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Mission Without Border International (MWBI)
- Misi kemanusiaan
- Eropa Timur
- Perang Dingin
- Pelayanan anak
- Penjangkauan
- Didirikan pada tahun 1960 sebagai reaksi terhadap ketegangan Perang Dingin dan penganiayaan yang dialami umat Kristen di Eropa Timur oleh rezim komunis.
- MWBI secara berkelanjutan melaksanakan misi kemanusiaan dan penjangkauan di Eropa Timur dan telah memperluas jangkauannya ke China.
- Bentuk pelayanan yang disediakan meliputi bantuan bagi anak, keluarga, kaum manula, dan kegiatan penjangkauan.
- Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Child Rescue International (CRI) yang berfokus pada perlindungan dan kesejahteraan anak.
Mission Without Border International (MWBI) didirikan pada tahun 1960 sebagai respons terhadap ketegangan Perang Dingin dan penderitaan yang dialami umat Kristen di Eropa Timur akibat pemerintahan komunis. Hingga saat ini, MWBI tetap melanjutkan misi kemanusiaan dan penjangkauan di negara-negara Eropa Timur, serta telah memperluas pelayanannya ke Tiongkok. Bentuk pelayanannya sangat beragam, meliputi perhatian terhadap anak, keluarga, kaum manula, dan kegiatan penjangkauan, salah satunya melalui program Child Rescue International (CRI) untuk perlindungan anak.