Pada 12 Juni yang lalu, polisi berpakaian preman di Laos menahan 13 orang Kristen, demikian laporan dari Voice of the Martyrs Kanada.
Orang-orang Kristen sedang melayani di suatu desa Kristen, seperti yang biasa mereka lakukan secara berkala, ketika polisi menahan mereka. Pemerintah belum memberikan penjelasan apa pun tentang penahanan itu, atau kelanjutan dari penahanan orang-orang percaya di provinsi di mana penahanan itu terjadi.
Pemerintah Laos memberikan batasan yang ketat terhadap sebagian besar kelompok-kelompok agama, namun secara terbuka mempromosikan agama lain yang mereka inginkan. Open Doors Ministries baru-baru ini menempatkan Laos di urutan ke-8 dalam daftar tempat terburuk di dunia bagi orang Kristen. Pemerintah telah menahan, membunuh, dan membuat orang-orang Kristen dan keluarganya kelaparan untuk memaksa mereka meninggalkan iman mereka.
Menurut CIA, 67% dari penduduk negeri ini, kira-kira 6.800.000 orang adalah pemeluk agama Buddha. Jumlah orang Kristen hanya 1,5%. Doakan agar Tuhan melindungi orang-orang Kristen di Laos dan memberi mereka keberanian untuk membagikan firman-Nya. (t/Ratri) Diterjemahkan dari: Mission News, Juli 2009 Kisah selengkapnya:
Pokok doa:
-
Doakan agar Tuhan menjamah hati para pemimpin di Laos sehingga mereka memberikan kebebasan dan perlindungan kepada orang percaya di sana.
-
Doakan juga agar setiap orang percaya di Laos tetap kuat di dalam Tuhan, meskipun harus menghadapi banyak tantangan dan aniaya.
Edisi e-JEMMi
Kategori
Kolom Publikasi
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Laos
- Umat Kristen
- Penganiayaan agama
- Minoritas agama
- Pemerintah Laos
- Pada Juni 2009, polisi berpakaian preman menahan 13 orang Kristen di Laos tanpa memberikan penjelasan resmi mengenai penahanan tersebut.
- Pemerintah Laos menerapkan batasan ketat terhadap sebagian besar kelompok agama, sambil secara terbuka mempromosikan agama-agama tertentu yang diinginkannya.
- Komunitas Kristen menghadapi penindasan serius, termasuk penahanan, pembunuhan, dan upaya kelaparan yang dilakukan pemerintah untuk memaksa mereka murtad.
- Laos diklasifikasikan sebagai salah satu tempat paling berbahaya di dunia bagi umat Kristen.
- Mayoritas penduduk Laos adalah penganut agama Buddha (sekitar 67%), sementara umat Kristen merupakan minoritas (1,5%).
Laporan dari tahun 2009 menunjukkan situasi sulit bagi umat Kristen di Laos. Baru-baru ini, sekelompok orang Kristen ditahan oleh polisi berpakaian preman tanpa penjelasan resmi dari pemerintah. Secara umum, pemerintah Laos memberlakukan batasan ketat terhadap sebagian besar kelompok agama, namun secara terbuka mempromosikan agama tertentu yang diinginkan. Menurut berbagai sumber, Laos dianggap sebagai salah satu tempat terburuk di dunia bagi orang Kristen karena adanya penahanan, pembunuhan, dan kelaparan yang dilakukan pemerintah untuk memaksa mereka meninggalkan iman mereka. Meskipun mayoritas penduduk Laos menganut agama Buddha, komunitas Kristen tetap menghadapi tantangan dan penindasan yang signifikan.