Ibadah Minggu pagi tanggal 1 Mei yang lalu di A, Kazakhstan, tiba-tiba dihentikan oleh aparat kepolisian yang menangkap pendeta Z, istrinya, dan ketiga anak mereka, juga seorang pengurus gereja dan istrinya. Walaupun aparat kepolisian juga memutus aliran listrik ke gereja tersebut, namun para jemaat tetap berdoa dan memuji Tuhan dalam kegelapan. Sampai kini tak ada kabar mengenai mereka yang ditahan itu, begitu pula mengenai penjelasan untuk membubarkan ibadah gereja yang sudah terdaftar secara hukum. Republik Kazakhstan sesumbar mengenai peningkatan ekonomi di negara mereka. Tetapi umat beragama tengah berjuang untuk menciptakan kebebasan beragama, setelah beberapa dekade yang keras di bawah pemerintahan Soviet. Di negara ini terdapat komunitas-komunitas Kristen yang bertumbuh di antaranya ada lebih dari 15 juta populasi yang terdiri dari 76 suku, bahasa, dan bangsa. (t/Yudo)
Diterjemahkan dari:
| Judul Buletin | : | Body Life Vol. 29, No. 6 June 2011 |
| Nama Kolom | : | World Christian Report |
| Judul asli artikel | : | Kazakhstan: Church Disrupted, Leaders Arrested |
| Penerbit | : | 120 Fellowship Adult Class at Lake Avenue Church, Pasadena |
| Halaman | : | 3 |
Pokok doa:
- Doakan pendeta Z, istrinya, dan ketiga anak mereka, serta pengurus gereja dan istrinya yang ditahan oleh pihak kepolisian, agar Tuhan melindungi dan memelihara mereka.
- Doakan komunitas-komunitas Kristen di Kazakhstan, agar iman mereka terus bertumbuh dan semakin kuat di dalam Kristus.
- Log in to post comments
- Kazakhstan
- Kebebasan beragama
- Komunitas Kristen
- Penangkapan pendeta
- Ibadah gereja
- Ibadah Minggu di Kazakhstan terganggu dan dihentikan oleh aparat kepolisian, yang menyebabkan penangkapan pendeta Z, istrinya, anak-anak mereka, serta pasangan pengurus gereja.
- Meskipun aktivitas keagamaan dihentikan dan aliran listrik diputus, jemaat tetap menunjukkan kegigihan dengan berdoa dan memuji Tuhan dalam kegelapan.
- Komunitas Kristen di Kazakhstan tengah berjuang untuk mempertahankan kebebasan beragama setelah menghadapi penindasan selama beberapa dekade di bawah pemerintahan Soviet.
- Kazakhstan memiliki populasi yang sangat beragam, terdiri dari 76 suku, bahasa, dan bangsa, namun isu kebebasan beragama tetap menjadi perhatian utama.
Pada tanggal 1 Mei 2011, sebuah ibadah Minggu di Kazakhstan tiba-tiba dihentikan oleh aparat kepolisian, yang mengakibatkan penangkapan pendeta Z, istrinya, ketiga anak mereka, serta seorang pengurus gereja dan istrinya. Meskipun listrik diputus, para jemaat tetap melanjutkan doa dan pujian. Situasi ini menyoroti perjuangan komunitas Kristen di Kazakhstan untuk mencapai kebebasan beragama, setelah mengalami masa keras di bawah pemerintahan Soviet, meskipun pemerintah negara tersebut menyumbar peningkatan ekonomi. Hingga kini, kabar mengenai para tahanan tersebut dan status ibadah gereja yang terdaftar secara hukum masih belum jelas.