Terakhir kali N melihat saudara laki-lakinya ketika mereka bertemu pada makan malam pada 5 Mei 2009. Tiga hari kemudian, saudara laki- lakinya ditemukan tewas. Dia dibunuh oleh sekelompok garis keras, yang marah karena ia telah melewati daerah mereka -- Mindanao. Para penyerang mengikat tangan dan kakinya, memukulinya, sebelum akhirnya sebutir peluru menembus kepalanya. N dan orang Kristen lainnya yang tinggal di Mindanao, diteror setiap hari oleh kelompok garis keras. Pulau ini mendidih dalam perang saudara antara tentara pemerintah dan kelompok garis keras, yang berperang untuk memperoleh kemerdekaan. Orang-orang Kristen tidak hanya terjebak di tengah-tengah; mereka juga secara khusus menjadi target oleh kelompok garis keras, yang percaya bahwa orang Kristen adalah mata-mata yang tinggal di Mindanao dan bekerja untuk pemerintah.
Sumber: KDP, Edisi Januari-Februari 2012, Hal. 10 -- 11
Pokok doa:
-
Berdoa untuk umat Kristen di Mindanao, agar Tuhan memberi kekuatan dan penghiburan di tengah teror dan aniaya yang kerap kali dialami oleh anak-anak-Nya.
-
Doakan agar N dan keluarganya diberi kekuatan oleh Tuhan, untuk tetap setia dalam mengikut Dia dan menjadi berkat bagi orang-orang yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.
-
Berdoa untuk para pemimpin gereja dan organisasi Kristen yang melayani di Mindanao, agar Tuhan memberi perlindungan selama mereka melayani di ladang-Nya. Doakan juga agar melalui pelayanan mereka, setiap orang -- baik umat percaya maupun yang belum percaya dapat merasakan kasih Kristus.
- Printer-friendly version
- Log in to post comments
- Filipina
- Mindanao
- Perang saudara
- Kelompok garis keras
- Penganiayaan Kristen
- Pokok doa
- Mindanao mengalami situasi perang saudara yang memanas antara militer pemerintah dan kelompok garis keras.
- Umat Kristen di Mindanao menjadi sasaran utama teror dan penganiayaan dari kelompok garis keras, yang menuduh mereka sebagai mata-mata pemerintah.
- Artikel ini menyoroti peristiwa tragis kekerasan, seperti kematian saudara laki-laki N akibat tindakan kelompok garis keras.
- Fokus utama pesan adalah mengajak untuk berdoa memohon kekuatan, penghiburan, dan perlindungan Tuhan bagi umat Kristen serta para pelayan gereja di Mindanao.
Mindanao di Filipina digambarkan berada dalam kondisi konflik serius berupa perang saudara antara tentara pemerintah dan kelompok garis keras. Komunitas Kristen secara spesifik menjadi target penindasan dan teror dari kelompok garis keras tersebut, karena mereka dicurigai sebagai mata-mata yang bekerja untuk pemerintah. Tragedi ini juga ditunjukkan dengan meninggalnya saudara laki-laki N yang dibunuh oleh kelompok garis keras. Sebagai respons, artikel ini menekankan perlunya doa untuk memberikan kekuatan, penghiburan, dan perlindungan kepada umat Kristen di Mindanao, serta agar para pelayan gereja dapat terus melayani dan menyebarkan kasih Kristus di tengah ancaman.