Internasional
Doa bagi Misi Penginjilan di dunia International
- Read more about Internasional
- Log in to post comments
Doa bagi negara-negara Internasional
Doa bagi Misi Penginjilan di dunia International
Natal merupakan momen terbaik untuk merefleksikan Injil, karena tema-tema ini ada dalam pikiran setiap orang. Itulah alasannya Bright Hope International meluncurkan kampanye "Musim Pengharapan" (Season of Hope). Kampanye ini merupakan sebuah proyek yang mana hadiah-hadiah natal akan membantu mengubah kehidupan dari mereka yang sangat miskin.
Terkadang solusi-solusi yang paling sederhana adalah perubahan hidup di negara-negara dunia ketiga di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Suatu hidangan hangat, kelambu, selimut atau sebuah keluarga yang membuat suatu dunia berbeda bagi seorang anak, khususnya bagi mereka yang sering menjadi korban kemiskinan yang sangat rentan.
Ketika Tim New Tribes Mission meletakkan dasar-dasar Injil pada suku penganut animisme di daerah terpencil, mereka juga menginvestasikan waktunya untuk mengadakan pelatihan khusus. "Kami melakukannya melalui proses pembangunan relasi yang kuat sambil mempelajari bahasa hati mereka, dan kami mulai menemukan, sungguh, cara pandang mereka, apa yang membuat mereka berpikir dan melakukan apa yang selama ini mereka pikirkan dan lakukan."
Kenaikan harga bahan bakar berdampak besar terhadap pelayanan misi, memengaruhi penginjilan, bantuan kemanusiaan, misionaris, transportasi misi, dan penjangkauan jangka pendek di seluruh dunia. Living Water International (LWI) memiliki 5.000 proyek air di 13 negara, dan harga bahan bakar diesel yang tinggi membuat mereka mengurangi upaya penginjilan dalam pelayanan mereka. "Kami bisa melayani 100.000 orang 2 tahun yang lalu; kini kami hanya mampu membantu 66.000 orang," kata perwakilan LWI, BW. Mission Aviation Fellowship juga sedang memotong biaya operasi sampai dengan sepuluh persen di seluruh dunia untuk menahan harga bahan bakar, dan OM International Ships terpaksa membayar dua kali lebih mahal untuk harga bahan bakar daripada tahun lalu. Kenaikan biaya transportasi pesawat juga akan membuat gereja dan tim misi mengalami kesulitan melakukan perjalanan jangka pendek. Pelayanan di seluruh dunia meminta orang-orang Kristen berdoa dan meminta Tuhan membantu mereka dalam menjangkau jiwa yang terhilang bagi Kristus. (t/Setyo)
Diterjemahkan dari:
| Judul buletin | : | Body Life, Edisi September 2008, Volume 26, No. 9 |
| Judul kolom | : | World Christian Report |
| Judul asli artikel | : | Global: High Fuel Prices Hamper Missions |
| Penerbit | : | 120 Fellowship adult class at Lake Avenue Church, Pasadena |
| Halaman | : | 3 |
Pokok doa:
Sam, Direktur Eksekutif Grace Ministries Internasional (GMI), akhir bulan ini sibuk melakukan kunjungan ke negara-negara di mana GMI memiliki pelayanan untuk menguatkan umat percaya di negara-negara tersebut.
Internasional (MNN) -- Isilah Natal dengan membeli hadiah Natal melalui Food for the Hungry`s Christmas Catalog. Matt berkata, "Natal membuka peluang untuk memberi sesuatu yang semua orang inginkan, yakni melayani dan membantu orang-orang miskin di seluruh dunia." Anda dapat berkunjung ke katalog itu guna mencari hadiah untuk diberikan kepada seseorang di luar negeri. Hadiah berupa mainan sampai perlengkapan sekolah ada dalam katalog itu. Mustahil mengirim hadiah seperti itu tanpa bantuan pihak ketiga seperti Food for the Hungry. Bahkan, Anda bisa menyertakan kartu pribadi untuk orang yang Anda beri hadiah. "Lebih baik memberi daripada menerima" adalah panggilan orang Kristen, terutama saat Natal. "Yesus meminta kita untuk mengasihi orang lain seperti kita mengasihi diri sendiri, dan saya rasa itu tidak hanya berarti bahwa kita harus memberi hadiah saat Natal, tapi lebih kepada bagaimana kita dapat melayani sesama di dalam nama-Nya. `Sesama` itu tidak lain adalah orang miskin dan mereka yang hidup di garis kemiskinan di seluruh dunia."
Internasional -- Johan Candalin dari World Evangelical Alliance menyatakan bahwa ada 200 juta orang Kristen di lebih dari enam puluh negara yang menderita karena iman mereka. Mereka akan memperingati Hari Doa Internasional bagi Gereja yang Teraniaya (International Day of Prayer for the Persecuted Church) pada hari Minggu, 12 November 2006 mendatang. Candalin berkata bahwa IDOP adalah waktu untuk memberi dukungan karena banyak orang Kristen menderita. "Mereka merasa ditinggalkan sendirian. Mereka juga merasa tidak ada orang Kristen lain yang peduli pada mereka. Itulah yang terburuk. Jadi, yang harus disampaikan adalah `kami ada bersamamu dalam doa dan kami mendukungmu.`" Candalin juga mengajukan pokok doa lainnya. "Kita tidak hanya berdoa untuk keselamatan mereka yang dianiaya, dipenjara, dan disiksa," ujarnya, "tapi juga agar mereka mencerminkan kasih Yesus Kristus kepada mereka yang menganiaya. Dengan demikian, orang-orang yang dipenuhi kebencian tersebut dapat bertemu dengan Tuhan." Candalin juga akan menjadi tamu dalam Siaran Radio IDOP di MNN.
[Sumber: Mission Network News, November 2006]
Pokok Doa:
Internasional--"Jenuh" adalah kata yang biasa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sudah bekerja terlalu keras, menghabiskan banyak energi sehingga harus berjuang keras memulihkan tenaga mereka agar dapat terus bekerja. Ini masalah yang umum di dunia bisnis. Hal ini pun umum terjadi pada para misionaris. Carl Kresge dari SEND International mengatakan, "Dalam misi antarbudaya, bila budaya yang Anda masuki sangat berbeda dengan budaya asal Anda, hal ini dapat membawa masalah bagi misionaris kita dalam tahun-tahun terakhir ini. Maksud saya bukan `gegar budaya` yang biasa terjadi pada tahun-tahun awal, namun cenderung ke pengikisan yang berangsur- angsur selama beberapa tahun." Semua misionaris mengalami masa yang menyenangkan dan masa yang sulit. Ini dapat menyebabkan mereka meninggalkan ladang pelayanan mereka. Kresge mengatakan bahwa itulah sebabnya dia menginginkan orang-orang Kristen untuk mengingatkan para misionaris akan dasar pelayanan mereka, meminta perlindungan, sukacita dalam pelayanan, energi, dan motivasi serta kekuatan dari Tuhan untuk tetap melayani dalam jangka yang lama.
[Sumber: Mission Network News, September 2006]
Pokok Doa:
Internasional--Global Aid Network, atau GAiN USA, baru saja menyaksikan tim klinik mata mereka mengadakan pelayanan di Afrika Utara dan Siberia Rusia. Tim Burns dari GAiN berkata, "Kami melihat 530 pasien yang menderita masalah penglihatan, dan kami dapat membagikan 330 pasang kacamata baca serta kacamata yang diresepkan dokter. Kacamata yang dianjurkan dokter tersebut dapat kami buat dengan segera untuk menangani berbagai masalah mata. Ini adalah cara yang tepat untuk mempraktikkan kasih Kristus untuk mereka semua." Hal ini tentu menghasilkan visi yang jelas dan harapan baru. Burns mengatakan bahwa pelayanan seperti ini tidak dapat diteruskan jika tidak ada dana dan sukarelawan. Tapi jangan biarkan masalah ketelitian dalam perawatan mata ini membuat Anda mengurungkan niat. "Orang seperti Anda dan saya dapat dilatih untuk membuat kacamata, dan ini adalah jenis pelatihan yang secara teknis tidak telalu spesifik. Jadi, Anda dapat dilatih untuk mengerjakan pelayanan dalam tingkat yang lebih mudah. Kami sangat memerlukan bantuan teknis yang spesifik, ketika kami mendapat resep yang lebih rumit."
[Sumber: Mission Network News, Agustus 2006]
Pokok Doa:
Internasional -- Penerjemah Alkitab dari Wycliffe, Ron Yaddow, mengatakan bahwa benda-benda yang ada di loteng, garasi, atau kantor Anda dapat membantu mendanai proyek penerjemahan Alkitab. Ini adalah program donor baru yang telah dilaksanakan tahun ini, bekerja sama dengan "The Charity Group". "Kami telah menerima banyak koleksi barang seni, koleksi perangko, peralatan, benda-benda tua bahkan tongkat golf, dan benda-benda yang tidak lagi digunakan lainnya. Kami telah mulai dengan cara menampung benda-benda tersebut untuk kemudian mengubahnya menjadi uang tunai, dimana dana tersebut akan dialirkan kepada proyek penerjemahan di seluruh dunia." Yaddow mengatakan bahwa dengan program ini mereka dapat memastikan proyek- proyek penting lainnya tidak kehilangan peluang karena kurangnya dana. "Kami sudah menghasilkan beberapa ratus ribu dolar dalam bentuk barang yang juga digunakan secara langsung dalam pekerjaan, atau mengubahnya menjadi uang tunai untuk mendukung penerjemahan Alkitab."
[Sumber: Mission Network News, Juli 2006]
Pokok Doa:
Strategi pelayanan yang tepat dapat membantu mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Organisasi World Hope melayani sesuai dengan lingkup kebutuhan masyarakat setempat dan mendorong masyarakat tersebut untuk memiliki kemandirian di bidang ekonomi. Dari membuka warung makan sampai kios reparasi sepeda, usaha-usaha baru tersebut bisa membebaskan keluarga-keluarga dari kemiskinan yang banyak membelenggu masyarakat negara berkembang. Wakil World Hope, Richard Schroeder, mengatakan, "World Hope menyadari bahwa bagian dari amanat agung Kristus adalah menolong mereka yang lapar, mereka yang miskin dan putus asa. Memberikan pembinaan untuk usaha kecil telah terbukti sebagai cara paling efektif untuk melayani masyarakat kelas bawah dan membantu mereka yang termiskin di dunia." Schroeder juga mengatakan bahwa World Hope menyediakan pinjaman kredit lunak kepada masyarakat yang memenuhi syarat, namun kerjasama dengan gereja lokal juga tetap dilakukan. "Institusi yang melakukan pembinaan usaha kecil itu sendiri akan mendapatkan keuntungan yang kemudian akan diberikan kepada organisasi gereja lokal atau dewan gereja. Karena bekerja sama dengan gereja inilah, World Hope lebih dikenal sebagai institusi Kristen."
[Sumber: Mission Network News, November 25th 2005]
Pokok Doa: